Rabu, 30 Oktober 2013

Gundah si Mawar Merah

berdandan untuk berdansa dengan kekejaman malam
berdiri dan mulai menggores kebohongan
tersenyum untuk menyembunyikan tangisan
sampai berlari bukan suatu pilihan

gemuruh mesin berpacu dengan nafsu
menjemput malam menjamah keindahan
memperkosa dingin malam
menelanjangi sebuah cerita kehidupan

kenapa tak kau tanya dia tentang tempanya yang tak terang
kenapa harus bersembunyi di balik kebohongan
kenapa memilih tersenyum jika menangis itu kejujuran
kenapa menunggu pasrah si penjamah datang 

berlarilah biarkan bulan dan bintang yang menjamah mu
jujurlah biarkan dingin malam yang memeluk mu
duduk denganku dan sandarkan luka mu
berteriaklah jika memang bisa melepas segalanya

tatap indahnya bulan malam ini
semoga dia bisa melepas segala gundah mu
dekap kopi ku dengan kedua tangan
semoga hangatnya bisa luluhkan segala resah mu
karena aku tau,

kau tetap mawar merah bermahkota duri-duri tajam.



Gusmin

Rindu di Gelas Kopi Hitam Kita

jika harus bercerita mungkin aku butuh kalian
sekedar mengingatkan tetntang bagian yang aku lewatkan
jika aku harus mulai bicara mungkin aku butuh mereka
sekedar mengungkit segala kenangan yang kita lakukan

bersandar bersama menertawakan kesombongan mereka
karena kalian sederhana dan selalu ada untuk berbagi cerita
berjalan bergandeng tangan untuk memecah kemunafikan
karena aku rasa lebih jujur menikmati kopi hitam kita

tahun lalu kita isi gelas dengan segala kesenangan
kini terpisah untuk menulis cerita kita sendiri
tak sebentar aku tersenyum sendiri tanpa kalian
sampai senja pertemukan kita kembali

kalian adalah sebuah cerita yang tak mungkin terlupa
seperti kopi hitam yang selalu ada menemani
saat pagi datang berganti siang,
saat senja mulai habis di telan malam
sampai nanti, ia sampai nanti sampai rasa rindu mati


Gusmin

Minggu, 27 Oktober 2013

Maafkan Aku Rindu

bersandar di balik kegelapan
bercerita tentang sebuah rona indah kehidupan 
bernyanyi di tengah-tengah keheningan 
berselimut tentang sebuah rasa kerinduan

iringi aku dengan tepuk tanganmu
dan tersenyum meski lagu tak benar-benar merdu
tunjukan senyum manismu
untuk mewakili segala pertanyaanku

oh rinduku tersenyumlah
untuk sekedar melepas gundah
oh rinduku tertawalah
agar aku tau sekarang kau tak merasa resah

maaf aku tak selalu bersamamu
maaf aku tak selalu memelukmu
maaf aku selalu mecintaimu
maaf aku selalu merindukanmu


Gusmin

Sabtu, 26 Oktober 2013

Kopi Racikan Anak Rasta

bukan kami yang berbahaya
mengatas namakan kebenaran demi keangkuhan
bukan cerita kami yang sedang ku tulisakan
tapi kalian yang mengatas namakan tuhannya

memecahkan keheningan malam 
membabi buta merusak dengan berteriak semaunya
menghancurkan segala keindahan malam
mencaci, memaki dan membunuh dinginnya malam

bukan kami tak mampuh berganya seperti kalian
berteriak nama tuhan dengan segala kemunafikan
bukan kami tak mampuh berpenampilan seperti kalian
bersorban dan so jagoan


aku dan kaum yang mencintai kedamaian malam
hanya tersenyum saat kalain berteriak nama tuhan
aku ajari kalian membuat kopi dan cara menghargai
agar esok atau nanti aku bisa bercerita tentang kalian lagi
dengan versi yang berbeda 


Gusmin




Jumat, 25 Oktober 2013

Terjebak di Pulau yang Indah

ya,,, ya,,,
jangan malu untuk bergandeng tangan
jangan menghina hanya karena tampilan kami berbeda
tersenyumlah untuk mengetahui kami tak berbahaya
bernyanyilah untuk kami saat kalian tak mampu bercerita

jangan putuskan senar gitar itu
agar aku bisa menghiburmu saat kau gundah
jangan berpaling saat aku menatap indahmu
agar kau tau suara gitar ini tak seindah dirimu

mari berfesta dan kalian jangan saling menghina
mari berdansa agar kalian tau kami sangat bersahaja
mari berfesta untuk tau kami tak berbahaya
mari berdansa karena kita semua berasaudara

nikmati saja kopiku
karena itu kopi racikan anak rasta
nikmati senjamu karena negri berikan rasa yang sangat mempesona
semoga terjebak selamanya di pulau yang indah ini

Gusmin

Selasa, 22 Oktober 2013

Sinar Rembulan dan Kesetiaan

sayang, malam ini aku resah
benar-benar gelisah
untuk menikmati secangkir teh saja aku tak mampu
malam pun entah berbisik apa aku tak tau

sayang, jika saja kau di sini, ia disini
disampingku menikmati sepi malam
andai saja kau memelukku, hanya memeluk
untuk hangatkan aku dari dingin malam

sayang, meski bulan bisu tak berbicara
dia selalu berbagi sinarnya
meski tak mampu bercerita
dia akan tuliskan namaku saat kau bertanya
siapa yang selalu mencintaimu

sayang, malam ini aku bersama bulan
hanya melamun dan menikmati sepi malam
meski lama akan menunggumu
sampai rasa setia menusuk dan menghentikan degup jantungku


Gusmin

Janji Untuk Negri

dulu berjuang,sekarang terulang
dulu terhantam peluru tak membuat mati
sekarang debu polusi menyayat nadi
hanya dengan tinta sebuah pena kami di gusur pergi

sekarang sejarah tinggal kenangan
karena penjarah telah menang

warna merah telah robek oleh kesenangan
putih menjadi jiji, karena kau lupakan janji



Bagimu Negri Jiwa Raga Kami














 Gusmin

Senin, 21 Oktober 2013

Kopi Racikan Anak Rasta

selamat pagi
selamat menikmati senyum saat suka
atau luka yang menduka
tak apa asal kau masih ada untuk berbagi cerita

terlalu panjang jika aku ceritakan indah negri ini
bukan tentang pepohonan yang di ganti oleh bangunan
terlalu munafik jika kuceritakan keramahan negri ini
bukan tentang senyum sapa manusia
tapi tentang keangkuhan

yang indah kujumpa pagi ini
tawa ceria bocah berseragam merah putih
berangkat untuk mencari tau tentang hebatnya ibu pertiwi
dan segala sejarah negri yang sudah mulai parah

cukup tau negri ini kaya
tak perlu tau sekarang siapa yang punya
aku doa'kan semoga tak ada yang mengajari cara bunuh diri
cukup catat sebuah prestasi yang baru untuk negri

senyum sapa kalian terlihat hebat
tak penting aku siapa, yang boleh kau tau
aku hanya penikmat Oksigen gratis di negri ini
cepat besar agar kalian tau rasa kopi racikan anak Rasta



Gusmin

Tangisan Mimpi

bermimpilah
untuk jadi seorang putri
katakan apa saja yang kau inginkan
apapun, ia apapun termasuk kekuasaan

ajak semua saudaramu untuk makan malam
dan ceritakan, sekarang kau punya segalanya
undang semua temanmu untuk berfesta
dan katakan, sekarang kau adalah yang terhebat

bunuh budak yang tak patuh denganmu
tinggalakn teman yang tak sebanding denganmu
beri apa yang saudaramu minta
dengan katakan bahwa kau yang paling kaya

Ingat aku hanya mengingatkan!
Jangan sampai tuhan yang memberikan teguran

jangan terlalu dalam saat melamun
buakan aku takut kau gila
jangan terlalu tinggi saat kau bermimpi
aku haya takut kau benar-benar lupa diri

Gusmin





Minggu, 20 Oktober 2013

senja di trotoan jalanan

berbicara bukan memaki
berteriak saja tak usah menghina
jangan berpaling dari keadaan
meski keyakinan luluh oleh keserakahan

kalian berorasi tentang kehidupan
aku hanya berfikir apa kalian hebat
seperti anak SD yang menangis
meronta dan enggila saat tak di belikan mainannya

jangan tertawa saat kalian lihat jelas kesedihan di muka mereka
mengatas namakan tuhan berani mencaci sesama
aku anggap kalian gila
karena kalian berani menindas, mecaci dan memaki sesama

semoga kalian bukan orang yang ingin selalu benar
semoga kaum yang mengatas namakan kebebasan bisa tersenyum
saat senja hampir lenyap di telan malam
duduklah bersama kami di trotoar jalan
hanya sekedar menikmati indahnya negri yang tak indah lagi


gusmin